.jpg)
Palembang, kota tua yang tlah tertulis dalam prasasti Kedukan Bukit kerajaan Sriwijaya dengan nama Pa-lim-fong. Merupakan daerah yang didirikan para pedagang dari Cina yang membaur dengan penduduk setempat. daerah yang semula sangat sepi, akhirnya menjadi ramai dan bahkan menjadi pusat perdagangan.
Palembang kian mencuat ke dalam peristiwa sejarah dengan berdirinya Kesultanan Palembang menggantikan nama besar Kerajaan Sriwijaya.
Bahkan Bung Karno memberikan hadiah kepada masyarakat Palembang dengan Jembatan Ampera yang bersifat Monumental setelah zaman kemerdekaan, sehingga transportasi dan mobilitas sosial semakin tinggi dan lancar.
Sekarang di Era Globalisasi bahkan Pemda mencanangkan Visit Musi Year 2008. Hal yang tidak mustahil bila melihat dari rentetan sejarah Palembang yang penuh dengan peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah daerah di Indonesia.
Sekarang bagaimana kita sebagai masyarakat Palembang dapat menjaring para Wisman (Wisatawan Mancanegara) dan Wisdom (Wisatawan Domestik) agar tertarik dan dapat menikmati peninggalan sejarah sejak Kebesaran Kerajaan Sriwijaya hingga sekarang?
Ini merupakan Home Work (Pekerjaan Rumah) bagi warga Masyarakat Palembang, bagaimana dapat dan ikut berpartisipasi dalam menjaring para Wisman dan Wisdom, sehingga daerah kita punya "Nilai Jual" untuk para Wisatawan tersebut.
Ini sudah memasuki bulan ke empat di tahun 2008, maka perlu adanya evaluasi-evaluasi yang berkaitan dengan Program "Visit Musi Year 2008" tersebut.
Keberhasilan mengelola dunia wisata dapat mendongkrak kesejahteraan masyarakat setempat dan menaikkan Devisa Negara. Why Not?!
RBM. Sutartomo
SMA Xaverius 1 Palembang
to_ro03@yahoo.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar